"Saya ganti kimpul" — sebuah frasa unik yang minat pencariannya naik tajam di akhir Juli 2026 dibanding awal tahun. Pemicunya satu akun TikTok yang mengganti bahan masakan yang tak ia punya dengan kimpul. Kalau nasi benar-benar diganti kimpul, apa yang berubah di piring kita? Yuk, lihat datanya.
Scroll untuk mulai
Lalu akhir Juli, garisnya mendadak menanjak.
Dari akhir Desember sampai akhir Juni, pencarian kimpul memang ada — tapi tidak setinggi puncaknya di 26 Juli. Angkanya cuma naik-turun tipis di sekitar 9.
Awal Juli, garisnya mulai merangkak: 13 → 19 → 21. Kenaikannya masih kecil, tapi terjadi tiga minggu berturut-turut. Ini bukan cuma satu lonjakan sesaat.
Di minggu ini, minat pencarian kimpul mencapai titik tertinggi sepanjang Januari–Juli 2026. Ingat, angka Google Trends hanya relatif terhadap periode yang dipilih — bukan volume pencarian mutlak.
Di minggu yang sama, @black.sheep8208 viral dengan tren "Saya ganti kimpul".
Lanjut scroll. Kita cek dulu asal trennya.
Tren "Saya ganti kimpul" berawal dari eksperimen kreator asal Bantul, @black.sheep8208. Ia mengganti bahan utama masakan, terutama kentang, dengan kimpul. Hasilnya macam-macam: mashed potato, lasagna, seblak, arancini, sampai pancake ala Korea.
Formatnya lucu dan gampang ditiru. Tidak lama kemudian, umbi yang biasanya cuma terlihat di pasar tradisional ikut ramai dibicarakan di TikTok.
Sumber tren: Detik, Viva, IDN Times, Kumparan, RRI. Profil kreator: tiktok.com/@black.sheep8208 ↗
Kita bandingkan lima hal yang paling sering dibahas. Angkanya diambil dari beberapa sumber supaya perbandingannya lebih jujur.
Kimpul kukus punya indeks glikemik ~54 (rendah), sedangkan nasi putih ~70–89 (tinggi). Artinya, kenaikan gula darah setelah makan kimpul cenderung lebih landai. Makin rendah, makin ramah gula darah.
Sumber: IG kimpul kukus ~54 (IOP, 2018 · model hewan) · IG nasi ~70–89 (Amerta Nutrition Unair) — rujukan ↓
Serat pangan kimpul ~8,2 g per 100 g — jauh di atas nasi putih (~0,4 g). Serat inilah yang bisa bikin kenyang lebih lama.
Sumber: infografis ANTARA/Kementan · USDA — rujukan ↓
Karbohidrat (28,7 g) dan protein (2,8 g) kimpul mirip nasi. Lemaknya sama-sama sangat rendah — kimpul malah cuma 0,08 g.
Jadi ini bukan soal potong kalori, tapi kualitas karbo: IG lebih rendah + serat lebih tinggi.
Sumber: infografis ANTARA/Kementan · USDA/TKPI — rujukan ↓
Kimpul cuma satu dari banyak. Indonesia punya beragam pangan lokal sumber karbohidrat selain nasi — dan Badan Pangan Nasional pun mendorong diversifikasi ke arah sana.

Pangan pokok ketiga setelah padi dan jagung. Karbohidratnya kompleks dan seratnya lebih tinggi daripada nasi.

Sudah lama jadi makanan pokok di Madura dan NTT lewat nasi jagung. Jagung juga kaya serat dan antioksidan.

Kaya serat & beta-karoten. Beberapa varietas punya indeks glikemik rendah.

Sudah lama jadi makanan pokok di Papua dan Maluku. Sagu tumbuh di lahan rawa tanpa menyaingi lahan padi.

Masih sekeluarga dengan padi, tapi bebas gluten serta lebih tinggi protein dan serat.

Sepupu dekat kimpul dengan profil gizi yang mirip. Talas juga sudah lama jadi pangan pokok lokal.

Buah bertepung yang mengenyangkan. Bisa direbus, digoreng, atau dijadikan tepung.

Umbi lokal kaya pati yang sering diolah jadi tepung. Potensinya besar, tapi belum banyak dilirik.
Kalau melihat datanya, kimpul unggul di dua hal: indeks glikemiknya lebih rendah dan seratnya lebih tinggi daripada nasi. Kalori, karbohidrat, dan proteinnya tidak jauh berbeda. Jadi kimpul bukan makanan ajaib untuk memangkas kalori, tapi bisa jadi pilihan karbohidrat yang lebih berserat.
Justru itu yang bikin kimpul menarik. Ia bukan makanan ajaib, tapi layak mendapat tempat di piring kita. Tren @black.sheep8208 membuat lebih banyak orang ikut meliriknya.
Tren: Grafik memakai minat pencarian relatif untuk "kimpul" di Indonesia, per minggu, dari 28 Des 2025 sampai 26 Jul 2026. Di Google Trends, nilai 100 berarti minggu tertinggi di rentang tanggal yang dipilih. Kalau rentangnya berubah, skalanya ikut berubah. Jadi grafik ini membantu melihat kapan puncaknya terjadi, bukan berapa kali orang mencari secara absolut.
Gizi: Perbandingan memakai porsi 100 g yang siap dimakan: umbi kimpul segar vs nasi putih matang. Angka diambil dari beberapa sumber, lalu nilai tengah rentangnya dipakai untuk panjang batang.
Nilai gizi umbi bisa berubah tergantung varietas, umur panen, dan kondisi tanah. Karena itu, angka di sini sebaiknya dibaca sebagai rentang umum, bukan satu nilai yang selalu pasti.
Kredit gambar: Tangkapan layar tren dari konten @black.sheep8208 di TikTok (digunakan dengan izin). Untuk foto sampul juga tersedia alternatif berlisensi bebas: Wibowo Djatmiko (Wie146), CC BY-SA 3.0 via Wikimedia Commons.