Hayao Miyazaki diakui sebagai legenda dalam pembuatan film animasi. Beberapa karyanya yang fenomenal tercermin dari rating IMDB dan Rotten Tomatoes. Tapi apakah, secara data, film Studio Ghibli yang ditulis dan disutradarai langsung oleh sosok ini benar-benar memberi perbedaan rating? Mari kita telusuri titik demi titik.
Scroll untuk mulai
Ada 21 film Studio Ghibli dari daftar Feature films di Wikipedia. Posisi mendatar menunjukkan rating IMDB, posisi tegak menunjukkan rating Rotten Tomatoes. Makin ke kanan-atas, makin tinggi dua-duanya.
Kita tandai film yang ditulis dan disutradarai langsung oleh Hayao Miyazaki — ada 10 dari 21 film. Sisanya digarap sutradara lain seperti Isao Takahata, Yoshifumi Kondō, atau Gorō Miyazaki.
Titik-titik teal mengumpul rapat di kanan-atas — rating tinggi di kedua sumbu. Dapat diartikan rating yang ia dapat selalu konsisten, jarang ada yang jeblok.
Dibuat box-plot, median IMDB Miyazaki 80,5 — di atas median karya orang lain (76), selisih 4,5. Box-nya pun lebih sempit: nilainya stabil.
Pola sama muncul di Rotten Tomatoes, walau selisih median-nya lebih kecil.
Secara data, kombinasi rating IMDB dan Rotten Tomatoes untuk film yang ditulis dan disutradarai Hayao Miyazaki memiliki nilai median lebih tinggi daripada karya yang digarap orang lain — dengan variansi nilai yang lebih kecil.
Mungkin inilah standar yang dipertahankan Miyazaki untuk setiap karya filmnya.
Daftar film diambil dari Wikipedia — List of Studio Ghibli works, bagian Feature films (21 film). Sebuah film dihitung sebagai "karya Miyazaki" jika ia tercatat sebagai sutradara sekaligus penulis skenario. Rating IMDB (skala 0–10) di sini dikalikan 10 agar sejajar dengan skala Rotten Tomatoes (0–100).
Median IMDB: Miyazaki 80,5 vs orang lain 76 (n = 10 vs 11). Median Rotten Tomatoes: Miyazaki 93,5 vs orang lain 91. Rating dapat berubah sewaktu-waktu; angka mencerminkan snapshot saat data dikumpulkan.